Amperemeter
Amperemeter adalah alat ukur arus listrik. Amperemeter sering dicirikan dengan simbol A pada setiap rangkaian listrik. Satuan arus listrik dalam satuan SI adalah ampere atau diberi simbol A. Amperemeter harus dipasang seri dalam suatu rangkaian, arus listrik yang melewati hambatan R adalah sama dengan arus listrik yang melewati amperemeter tersebut. Amperemeter juga mempunyai hambatan sehingga dengan disisipkannya ampere-meter tersebut menyebabkan arus listrik dalam rangkaian sedikit berkurang. Idealnya, suatu amperemeter harus memiliki hambatan yang sangat kecil agar berkurangnya arus listrik dalam rangkaian juga sangat kecil.
Dalam suatu rangkaian, amperemeter dipasang secara seri. Maksudnya, terminal positif amperemeter dihubungkan ke kutub negatif sumber arus. Adapun terminal negatif amperemeter dihubungkan ke kutub positif sumber arus.
Sumber: http://wahyusrisayekti.blogspot.com/2013/12/rangkaian-seri-dan-paralel.html?m=1
Amperemeter rusak jika dipasang paralel, karena amperemeter memiliki tahanan listrik rendah, sehingga bila disambung ke rangkaian paralel akan menyebabkan arus mengalir ke amperemeter dan amperemeter akan konslet.
Untuk mengukur besarnya arus listrik, ada dua alat yang digunakan, yaitu amperemeter untuk mengukur arus listrik pada rangkaian seri, dan voltmeter untuk mengukur arus listrik pada rangkaian paralel. Baik amperemeter maupun voltmeter bekerja dengan prinsip hukum Ohm, dimana voltase arus listrik dapat dihitung dari perkalian tegangan listrik dengan hambatan listrik (resitensi).
Amperemeter tidak boleh digunakan untuk mengukur arus pada rangkaian paralel, karena akan menyebabkan kerusakan pada ampere meter. Ini terjadi karena arus listrik akan mengalir ke ampere meter, bukan melalui rangkaian listrik yang diukur, akibat tahanan listrik di amperemeter yang sangat kecil. Arus listrik selalu mengalir ke arah rangkaian yang tahanan listriknya paling kecil.
Arus listrik yang mengalir ke amperemeter menyebabkan terjadinya arus pendek (korslet) pada amperemeter. Arus pendek dapat menyebabkan kerusakan pada perangkat di dalam amperemeter, atau bahkan kebakaran.
Karena potensi kerusakan ini, maka untuk mengukur arus listrik pada rangkaian paralel harus digunakan voltmeter. Voltmeter mimiliki tanhanan listrik lebih besar, sehingga arus listrik pada rangkaian paralel akan tetap mengalir pada rangkaian tersebut dan tidak berpindah ke peralatan pengukur.
Sumber: https://brainly.co.id/tugas/9167675
Tidak ada komentar:
Posting Komentar