Jumat, 29 September 2023

Model Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis Dalam Bidang Sains

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Hallo bloggers, pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan video mengenai Desain model pembelajaran kolaboratif berbasis keterampilan berpikir kritis dalam bidang sains. Semoga video ini dapat bermanfaat, terimakasih...



Rabu, 27 September 2023

Model Pembelajaran Disrupsi Inovasi Melalui IoT (Internet of Things) dan Augmented Reality

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Hallo bloggers, pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan video mengenai model pembelajaran disrupsi inovasi melalui IoT (Internet of Things) dan Augmented Reality. Semoga video ini dapat bermanfaat, terimakasih...



Jumat, 22 September 2023

Pembelajaran Quantum (Quantum Learning)

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Hallo bloggers, pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan video mengenai pembelajaran quantum (quantum learning). Semoga video ini dapat bermanfaat, terimakasih...



Minggu, 17 September 2023

Model Pembelajaran Cooperative Learning tipe Numbered Head Together (NHT)

Numbered Head Together (NHT) merupakan salah satu tipe dari model pembelajaran kooperatif. 

Berikut merupakan video mereview dari video pembelajaran yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe  Numbered Head Together (NHT), video ini berisi kritik dan saran. Semoga video ini dapat bermanfaat.



Jumat, 15 September 2023

Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning)

 Pengertian

            Pembelajaran kolaboratif merupakan pembelajaran yang menekankan partisipasi seluruh siswa melalui kegiatan diskusi kelompok kecil. Kelompok kecil mencakup sejumlah siswa dengan kemampuan berbeda-beda. Dengan demikian, akan ada kerja sama dan saling mendukung untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

5 Aspek Dalam Coopertive Learning

1.      Positive Interdependence
2.      Individual Accountability
3.      Group Processing
4.      Interpersonal and Social Skills
5.      Promotive Interaction

Manfaat Cooperative Learning Bagi Siswa

·         Peningkatan otonomi
·         Peningkatan kemandirian
·         Rasa percaya diri yang tinggi
·         Transfer pengetahuan
·         Penalaran tingkat tinggi
·         Peningkatan produktivitas
·         Prestasi siswa yang lebih tinggi

Kelebihan Pembelajaran Kooperatif

Kelebihan pembelajaran kooperatif adalah sebagai berikut.

  1. Siswa bebas berinteraksi dengan siswa lain yang berbeda latar belakangnya.
  2. Menumbuhkan rasa kepedulian terhadap teman sebaya.
  3. Meningkatkan rasa percaya diri siswa.
  4. Melatih siswa beradaptasi dengan lingkungan.
  5. Mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan. 
  6. Meningkatkan hasil belajar karena setiap siswa selalu dilibatkan dalam upaya pemecahan masalah.

 Kekurangan Pembelajaran Kooperatif

Adapun kekurangan pembelajaran kooperatif adalah sebagai berikut.

  1. Apabila anggota  kelompok tidak kuat (dalam memahami materi belajar) maka siswa yang tidak bertanggung jawab terhadap tugasnya hanya akan mengikuti kelompoknya saja.
  2. Siswa yang  tingkat kemampuannya lebih tinggi cenderung mengabaikan teman sebayanya yang dianggap kurang kompeten dibandingkan dirinya.
  3. Tanpa bimbingan yang memadai, siswa mungkin akan kesulitan  memahami materi secara keseluruhan

Sabtu, 09 September 2023

Pemanfaatan teknologi dalam kegiatan pembelajaran

Seiring berjalannya perkembangan zaman, teknologi semakin berkembang pesat. Teknologi juga membawa banyak perubahan serta pengaruh diberbagai bidang seperti bidang pendidikan, kesehatan, keamanan, dan masih banyak lagi. Kali ini kita akan mencoba sharing mengenai pemanfaatan teknologi dalam bidang pendidikan. Adapun manfaat teknologi dalam kegiatan pembelajaran yaitu Teknologi dapat memudahkan dalam proses pembelajaran dan juga siswa/mahasiswa dapat dengan mudah mendapatkan bahan belajar serta memahami berbagai macam materi yang sedang dipelajari. Siswa/mahasiswa dapat menggali lebih banyak ilmu dari berbagai sumber-sumber yang ada melalui media internet yang berkembang pesat saat ini. Dengan adanya peran teknologi, siswa/mahasiswa tidak lagi berfokus terhadap satu sumber belajar saja, melainkan dapat memanfaatkan teknologi tadi sebagai media untuk mencari sumber belajar sebanyak mungkin.

Menurut salsabila & agustian (2021) Teknologi informasi dan komunikasi mempunyai tiga fungsi utama yang dipakai pada aktivitas pembelajaran, di antaranya yaitu: 


1. Teknologi informasi sebagai alat, TIK dipakai sebagai alat bantu bagi pengajar atau siswa untuk membantu pembelajaran, misalnya dalam mengelola kata, mengelola angka, membuat unsur grafis, membuat database, membuat program administratif untuk siswa, guru dan staf, data kepegawaian, keuangan dan sebagainya.

2. Teknologi berfungsi sebagai ilmu pengetahuan (science). Teknologi menjadi bagian dari disiplin ilmu yang wajib dikuasai oleh siswa. Contohnya TIK menjadi muatan lokal di sekolah-sekolah baik negeri maupun swasta. 

3. Teknologi informasi menjadi bahan dan alat bantu untuk proses pembelajaran. Teknologi dimaknai sebagai bahan pembelajaran sekaligus sebagai alat bantu untuk menguasai sebuah kompetensi berbantuan komputer. Dalam hal ini komputer telah diprogram sedemikian rupa sehingga siswa dibimbing secara bertahap dengan menggunakan prinsip pembelajaran tuntas untuk menguasai kompetensi. Dalam hal ini posisi teknologi tidak ubahnya sebagi guru yang berfungsi sebagai : fasilitator, transmiter, motivator, dan evaluator